Life Style Keluarga Dengan Diabetes Melitus

 

alodokter.com/diabetes 

Sebelum membahas lebih jauh tentang gaya hidup keluarga dengan riwayat Diabetes Melitus, apakah anda sudah dipastikan paham apa itu Diabetes Melitus?

Diabetes Melitus atau yang lebih sering disebut dengan istilah DM merupakan penyakit kronis akibat kekurangan hormon insulin. Dimana hormon insulinlah yang berperan dalam proses penguraian glukosa menjadi energi (ATP). Karena kekurangan hormon insulin tersebut kemudian  menyebabkan penumpukan glukosa dalam tubuh.  Oleh karena itu, penyakit Diabetes ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar glukosa (gula) darah. Sehingga banyak pula orang yang menyebut Diabetes Melitus sebagai  penyakit gula.

Apakah anda tahu? Diabetes merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Jika tidak ditangani dengan benar dan serius, Diabetes bisa menimbulkan komplikasi dan menyerang organ penting lainnya tanpa disadari loh. Maka penting bagi kita mengetahui gejala-gejala yang timbul dari diabetes ini.

yuk kenali gejala gejalanya :

1.    Sering buang air kecil

2.    Lebih mudah haus

3.    Mudah merasa lapar

4.    Penglihatan menjadi kabur

5.    Kulit gatal dan beberapa area kulit menggelap

Nah, sudah paham kan Diabetes Melitus itu apa, bagaimana, dan gejalanya seperti apa. Selanjutnya mari kita membahas tentang keluarga yang memiliki riwayat Diabetes Melitus.

Diabates Melitus merupakan penyakit turunan yang bisa didapatkan akibat faktor genetik. Namun bisa juga melalui life style atau gaya hidup yang kurang baik, terutama saat usia muda. Adanya kelebihan berat badan atau obesitas di usia muda akan menyebabkan kerja insulin menjadi terganggu. Kondisi ini disebut sebagai resistensi insulin yang mengakibatkan kadar gula darah akan meroket dan menjadi cikal bakal berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Bagi anda yang tidak memiliki keluarga dengan riwayat Diabetes tentunya bisa melakukan pencegahan dini terhadap penyakit Diabetes melalui gaya hidup yang baik, mulai dari mengelola  pola makan sampai aktivitas tubuh sehari-hari.

Lalu, bagaimana cara agar terhindar dari penyakit Diabetes Melitus pada keluarga yang memang memiliki riwayat penyakit tersebut?

Jawabannya sama, kuncinya adalah life style atau gaya hidup.

Faktor genetik memang menjadi faktor resiko yang tidak bisa dihindarkan. Faktor resiko ini juga akan diperkuat apabila life style atau gaya hidup terbilang buruk.  Gaya hidup yang kurang sehat seperti pola makan yang tidak tepat, kebiasaan tidak sehat seperti jarang berolahraga dapat meningkatkan risiko peningkatan kadar gula darah, terlebih pada keluarga dengan riwayat Diabetes Melitus sebelumnya.

Gaya hidup yang sehat bisa dimulai dari pengelolaan pola makan dengan memperhatikan jenis makanan, jumlah kalori atau porsi makanan dan jadwal makan. Pilihlah jenis karbohidrat kompleks dan dengan indeks glikemik rendah serta makanan yang mengandung banyak serat, seperti nasi merah atau roti yang terbuat dari gandum utuh. Batasi juga konsumsi makanan tinggi gula, untuk menikmati manis bisa mengkonsumsi gula rendah atau tanpa kalori.

Selain pola makan, gaya hidup yang perlu diterapkan keluarga dengan riwayat Diabetes Melitus ialah memperbanyak aktvitas fisik serta olahraga secara teratur. Misalnya olahraga 3-4 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit. Olahraga yang dilakukan bisa olahraga ringan seperti jalan santai, bersepeda, dan lari kecil.

Hal lain yang tidak boleh dilupakan oleh keluarga dengan riwayat Diabetes Melitus ialah cek kadar glukosa (gula) darah secara rutin minimal 3 bulan sekali.

Penting bagi keluarga dengan riwayat Diabetes Melitus untuk memperhatikan gaya hidup anggota keluarga satu sama lain. Aktivitas keluarga juga sangat penting, misalnya dalam mengisi waktu luang, bagaimana keluarga memanfatkan waktu tersebut supaya tidak mengarah kepada kegiatan  yang kurang sehat.

Untuk keperawatan kesehatan yang perlu diperhatikan mencangkup sejauh mana keluarga menyiapkan pakaian dan makanan,dan perlindungan keluarga terhadap anggota keluarga yang sakit, serta merawat dan menjaga kebersihan anggota keluarga yang sakit sehingga merasa nyaman dan aman serta terjamin akan keperawatan yang di lakukan oleh keluarga.

Yuk hidup lebih sehat, dengan berolahraga dan menjaga pola makan yang sehat.😉😊


Anggota Kelompok :

1. Alisa Fikhul Fitriyah

2. Bekti Kusumaningtyas

3. Diah Soniawati

4. Muhammad Ghazy

5. Rachma Kaila Sari

6. Wahidah Agusmiasari


sumber referensi :

https://www.alodokter.com/diabetes 

Comments

  1. bagus 👍🏻sering² yaa bagi materinya sangat bermanfaat
    terimakasih

    ReplyDelete
  2. Terimakasih penjelasannya, izin bertanya jika sudah terkena DM/ada riwayat DM kan katanya ada yg gaboleh makan nasi, itu gimana yaa apakah benar? Kalau benar lalu diganti dengan makanan pokok apa?

    ReplyDelete
  3. Terima kasih informasinya sangat bermanfaat kak

    ReplyDelete
  4. Waw materinya menarik
    Saya Anggi Nurin, izin bertanya mengenai materi tsb, disitu kan dijelaskan bahwa gaya hidup sehat salah satunya dengan pengelolaan pola makan, lalu bagaimana cara kita mengedukasi kepada keluarga yang merawat DM terkait jumlah kalori yang diperbolehkan untuk DM. Terimaksih

    ReplyDelete
  5. Terima kasih informasinya min, untuk jumlah normal gula darah berapa ya min?

    ReplyDelete
  6. Terimakasih kak atas materinya. Izin bertanya kak, apakah pengecekan gula darah dapat dilakukan mandiri dirumah atau harus ke fasilitas kesehatan?

    ReplyDelete

Post a Comment