Yuk Pahami Kesehatan Mental!

Yuk Pahami Kesehatan Mental!

                        tribunnews.com

 

Kesehatan mental atau mental health kini mulai sering didengar telinga kita. Berbagai platform bahkan media sosialpun turut memperkenalkan mental health.  Sejak zaman pandemi, banyak orang mulai memperhatikan kesehatan mereka, baik kesehatan fisik -seperti menjaga kebersihan, makan teratur yang bernutrisi, dan menjaga pola tidur serta istirahat cukup- mereka juga mulai memperhatikan kesehatan mental, lebih peduli terhadap emosi dan perasaan yang dialami. Sudah bukan menjadi  hal asing bagi kita bukan? Tapi apakah kita sudah paham benar apa itu mental health? Kenapa si kita perlu memahami mental health? Bagaiman kita dapat menjalani kehidupan kita dengan sehat mental? Nah, dalam artikel ini mari kita belajar bersama terkait mental health atau kesehatan mental.

Sebelum berbicara jauh mengenai kesehatan mental, hal pertama yang harus kita pahami adalah definisi dari kesehatan mental itu sendiri. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah kondisi sejahtera dimana individu mampu :

·      Menyadari kemampuan yang ia miliki;

·      Mengatasi tekanan dan stres dalam kehidupan sehari-hari;

·      Bekerja produktif;

·      Berkontribusi aktif di lingkungan atau komunitasnya

Lantas kondisi seperti apa yang dikatakan seseorang mengalami masalah kesehatan mental? Mindset pertama yang harus kita tanamkan dalam diri kita adalah bahwa masalah kesehatan mental berbeda dengan gangguan mental. Seseorang yang sedang mengalami masalah kesehatan mental tidak boleh dijudge ia mengalami gangguan mental pula. Gangguan mental hanya bisa didiagnosa oleh tenaga profesional dalam bidangnya.

Berbagai persepsi yang ada di masyarakat Indonesia mengenai kesehatan mental masih perlu diluruskan. Tidak sedikit masyarakat yang masih beranggapan bahwa kesehatan mental itu tidak penting. Beberapa masyarakat beranggapan masalah kesehatan mental terjadi karena kesalahan diri sendiri atau adanya kelemahan diri, bahkan diantaranya menjudge karena “kurang iman”.

Padahal penyebab seseorang mengalami masalah kesehatan mental dipengaruhi banyak faktor. Ketika seseorang dihadapkan pada situasi yang menimbulkan ketidaknyamanan -misalnya beban kerja yang tinggi, mengalami PHK, banyaknya tugas sekolah, dikhianati teman, dsb.-  menjadi pemicu munculnya perasaan seperti sedih, kecewa, merasa bersalah, pesimis, marah, benci, atau lainnya. Kondisi tersebut wajar karena kehidupan kita memang dinamis dan banyak kejadian yang tidak terduga setiap harinya. Kita juga perlu ingat bahwa sehat mental bukan berarti kita bahagia dan positif terus setiap harinya. Adakalanya memang kita mengalami kejadian-kejadian yang membuat ketidaknyamanan. Saat seperti inilah, koping diri dan keterampilan diri dalam penyelesaian masalah diasah.

Apabila mampu menghadapi dan melewati permasalahan ketidaknyamanan tersebut maka seseorang dikatakan berhasil mengembangkan dirinya secara positif. Namun, apabila  pemicu ketidaknyamanan tersebut datang terus menerus, kemungkinan besar akan menimbulkan masalah kesehatan mental karena otak kesulitan menyeimbangkan kembali kondisi fisik dan psikologis secara adaptif sehingga menggangu fungsi keseharian, seperti kesulitan tidur hingga beberapa waktu, hilang semangat, merasa kelelahan, dan terkadang menarik diri dari sosial. Jika masalah kesehatan mental ini dibiarkan menetap dalam jangka waktu lama, tidak menutup kemungkinan akan berujung pada gangguan mental diantaranya depresi, gangguan pola tidur dan pola makan yang ekstrem, bahkan hingga munculnya pikiran untuk melukai diri sendiri dan orang lain. Apabila gangguan mental seperti ini sampai terjadi maka penanganannya harus dengan tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater.

Setelah membaca penjabaran tersebut, aware terhadap kesehatan mental merupakan hal penting bagi kita bukan? Berikut akan dijelaskan pula bagaimana tips dan trik supaya kita menjalani kehidupan dengan sehat mental.

·      Aktif berkegiatan

Aktif berkegiatan akan membuat kita terhindar dari kejenuhan. Menjalankan aktivitas sehari-hari dan melakukan hal yang disukai tentunya akan membuat kita tidak merasa bosan. Perlu diingat bahwa aktif berkegiatan disini bukan berarti kita terus menerus sibuk ya, tetap harus ada waktu untuk kita istirahat cukup. Ingat kembali bahwa produktif bukan berarti tubuh on terus menerus. Jangan sampai memaksakan tubuh melampaui batas kemampuannya, karena yang berlebihan ini justru akan menjadi pemicu kelelahan akut bahkan kronis serta menyebabkan masalah kesehatan mental tentunya.

·      Waktu tidur dan istirahat yang cukup

Sudah sering dikatakan bahwa istirahat dan tidur yang cukup merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia, merupakan hak tubuh untuk mendapatkannya. Apabila frekuensi tidur kita kurang akan menyebabkan badan merasa lemas, tidak prima, dan kehilangan konsentrasi. Namun perlu diperhatikan pula supaya tidak berlebihan. Hal ini perlu diseimbangkan dengan penjelasan poin sebelumnya yakni aktif berkegiatan.

·      Konsumsi makanan yang sehat

Apa-apa yang masuk ke dalam tubuh kita tentunya akan memberikan dampak kepada tubuh kita, baik itu positif maupun negatif. Semua orang pasti paham apabila konsumsi makanan sehat tentu akan berdampak positif ke tubuh, begitupun sebaliknya. Mungkin kita sudah sering mendengar pula bahwa kesehatan fisik berpengaruh terhadap kesehatan mental, kesehatan mental juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik, keduanya memang saling berhubungan. Konsumsi makanan yang tidak sehat berpeluang besar terhadap terjadinya masalah dalam tubuh atau sistem kekebalan tubuh, sehingga apabila hal itu terjadi tentunya akan menimbulkan turunnya suasana hati, energi, produktivitas, serta kualitas hidup.

·      Pengendalian emosi dan koping stres

Semua orang telah paham bahwa stres sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Stres tidak dapat dihindari karena biasanya pemicu stres diluar kendali kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk belajar meningkatkan pengendalian emosi terhadap segala kejadian yang mungkin menimbulkan stres. Koping stres yang baik akan membantu seseorang terhindar dari masalah kesehatan mental.

·      Menjalin hubungan sosial

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari lingkungan sosial, manusia perlu berinteraksi dengan orang lain. Disamping itu, kita sebagai manusia secara tidak sadar sebenarnya membutuhkan dukungan dari orang lain, membutuhkan pendengar untuk mencurahkan segala isi hati, dan lain sebagainya. Mereka yang menjalin relasi dengan baik akan terhindar dari kemungkinan masalah kesehatan mental.

·      Temukan tujuan dan makna hidup

Apabila kita telah menemukan makna dan tujuan hidup maka akan membuat kita semakin bergairah dan semangat menjalani proses kehidupan apapun rintangannya. Saat merasa sedang ada hambatan tidak lantas membuat depresi, namun ingat kembali tujuan kita sehingga termotivasi untuk semangat lagi.

Akhirnya sampailah kita di penghujung pembahasan terkait kesehatan mental. Semoga apa yang disampaikan bermanfaat untuk teman-teman.. Yuk lebih aware terhadap kesehatan mental diri sendiri biar lebih bahagia 😍 Jangan lupa ajak lingkungan sekitar untuk peduli dengan kesehatan mental juga yaa.. 😉

 

Sumber referensi :

https://grhasia.jogjaprov.go.id/

https://satupersen.net/


Comments

Post a Comment