Fenomena Meningkatnya Screen Time di Masa Pandemi
| hapara.com |
Screen time adalah waktu yang digunakan
untuk menatap layar komputer, handphone, atau bahkan menonton televisi.
Masa pandemi seperti sekarang menuntut
beberapa orang untuk melaksanakan kegiatan secara daring, mulai dari sekolah
hingga bekerja. Aktivitas daring inilah yang mengharuskan beberapa orang
menatap layar laptop maupun handphone lebih lama dari pada sebelum pandemi.
Semua kegiatan belajar mengajar
dilakukan secara daring, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai tingkat
perkuliahan. Beberapa institusi pendidikan tidak membedakan jadwal kegiatan
belajar mengajar sebelum dengan sesudah pandemi. Kegiatan belajar mengajar
tersebut tetap dilakukan di pagi hari sampai siang atau bahkan sore hari.
Berbagai metode pembelajaran daring
diupayakan demi kesuksesan kegiatan belajar mengajar. Salah satu yang sedang
menjadi trend saat ini adalah penggunaan aplikasi telekonferensi. Siswa maupun mahasiswa tetap bisa bertatap
muka dengan pengajarnya meskipun secara virtual.
Aplikasi telekonferensi tersebut juga
biasa digunakan dalam dunia kerja. Beberapa pekerja kantor tidak perlu
berangkat ke kantor mereka, cukup dengan duduk di depan laptop untuk
menyelesaikan pekerjaan mereka ataupun mengadakan rapat bersama rekan kerja
lainnya menggunakan aplikasi telekonferensi tersebut. Peristiwa ini sekarang
lebih dikenal dengan sebutan WFH (Work From Home) atau bekerja dari rumah.
Fenomena-fenomena tersebut tentunya
membuat seseorang harus menatap layar monitor gadget dalam waktu yang cukup
lama. Situasi ini mungkin akan meyulitkan beberapa orang, terutama bagi mereka
yang tidak terbiasa menatap layar laptop terlalu lama. Berbagai masalah
kesehatan mata dapat terjadi tentunya.
Digital Eye Strain (DES) atau kelelahan
mata merupakan salah satu masalah kesehatan mata yang dapat terjadi. Gejala
dari Digital Eye Strain (DES) ini diantaranya mata kering, terasa pegal,
terkadang menimbulkan mata berair. Kondsi ini bisa memburuk sampai menyebabkan
sakit kepala atau kepala terasa tegang, nyeri pada bahu dan bisa menyebar ke
punggung.
Sangat penting bagi kita untuk bersikap
bijak selama masa pandemi ini terutama pada hal screen time. Kita perlu
memperhatikan screen time dan mengelolanya dengan baik, supaya kita bisa menjaga
kesehatan mata dan mecegahnya dari berbagai masalah sehingga kita tetap bisa
produktif selama masa pandemi.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk
mecegah Digital Eye Strain (DES) salah satunya adalah mengelola screen time.
Perhatikan waktu penggunaan laptop maupun handphone. Hal ini bisa dilakukan
dengan menggunakan aplikasi screen time control. Selain itu, upaya lain yang
dapat kita lakukan adalah mengatur pencahayaan gadget, sering mengedipkan mata
supaya tidak kering, atur posisi tubuh kita supaya tidak terlalu dekat dengan
layar laptop, dan yang paling penting adalah perbanyak konsumsi vitamin A untuk
memaksimalkan kesehatan mata kita. Untuk memberikan perlindungan yang optimal
pada mata, dapat juga memakai kaca mata anti radiasi blue light. Meski begitu,
tetap perlu bagi kita mengeola screen time dengan bijak, karena perilaku kita
lah yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan kita termasuk kesehatan mata.
Comments
Post a Comment